SMKN 1 Cipaku Buka Pendaftaran PCMB Tahun 2026
- Juma't, 29-05-2026
- 73
CIAMIS – Dalam upaya memperkuat kompetensi murid di sektor pertanian modern, SMKN 1 Cipaku Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan kunjungan industri bagi murid Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH). Kegiatan ini berfokus pada teknik budidaya jamur tiram di Saung Supa Dafa Jaya, Dusun Selacai, Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku.
Kunjungan ini terasa istimewa karena menghadirkan konsep Alumni Mengajar. Pemilik Saung Supa Dafa Jaya, Ibu Ernawati Indralaya, S.P., merupakan alumni sukses SMKN 1 Cipaku yang kini mendedikasikan dirinya sebagai penyuluh pertanian sekaligus wirausahawan (agripreneur) jamur tiram yang mumpuni.
Didampingi oleh guru mata pelajaran, Ibu Sulastri Nurasyiah, S.Pd., M.M.Pd., para murid tidak hanya sekadar melihat, tetapi juga berinteraksi langsung dengan proses produksi jamur tiram. Mereka mempelajari seluruh tahapan, mulai dari persiapan media tanam (baglog), pemeliharaan suhu ruangan, hingga teknik panen yang efisien.
Ibu Sulastri menyampaikan bahwa kehadiran sosok alumni seperti Ibu Ernawati memberikan motivasi tambahan bagi murid. “Murid menjadi lebih antusias karena melihat bukti nyata bahwa lulusan sekolah mereka bisa sukses menjadi ahli di bidangnya sekaligus membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Kepala SMKN 1 Cipaku, Bapak Tarjuni, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis sekolah dalam menyelaraskan kurikulum dengan dunia industri.
“Kegiatan ini adalah program Alumni Mengajar yang terintegrasi langsung dengan kunjungan industri. Kami ingin memberikan dasar pengetahuan yang kokoh bagi murid sebelum mereka mempraktikkannya langsung di unit Teaching Factory (TEFA) sekolah,” ungkap Bapak Tarjuni.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa pemilihan budidaya jamur tiram bukan tanpa alasan. Permintaan pasar akan jamur di wilayah Cipaku dan sekitarnya saat ini tergolong sangat tinggi, sehingga keahlian ini diproyeksikan dapat menjadi bekal wirausaha yang menjanjikan bagi para murid setelah lulus nanti.


: tanpa label