- Beranda
- Konten
- Berita
SULAP DAUN KELOR JADI CAMILAN BERKELAS, MURID SMKN 1 CIPAKU GEBRAK INOVASI PANGAN LOKAL
- Admin
- Selasa, 10/02/2026
- Umum
- 50 hits
SNESAKU NEWS
SENIN, 09 FEBRUARI 2026
**SULAP DAUN KELOR JADI CAMILAN BERKELAS, MURID SMKN 1 CIPAKU GEBRAK INOVASI PANGAN LOKAL**
MENGUBAH “TANAMAN AJAIB” MENJADI LEZAT
CIAMIS – Kreativitas tanpa batas ditunjukkan oleh para murid SMKN 1 Cipaku, khususnya pada Konsentrasi Keahlian Agrobisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Mengangkat potensi pangan lokal yang sering dianggap remeh, para murid sukses menyulap daun kelor menjadi produk bernilai jual tinggi: Brownies Crispy Daun Kelor dan Kelor TeaCo (Teh Celup Daun Kelor).
Inovasi ini lahir dari keinginan untuk mengubah citra daun kelor yang selama ini identik dengan tanaman pagar atau pengobatan tradisional, menjadi produk kuliner kekinian yang digemari generasi muda.
Ketua Konsentrasi Keahlian APHP SMKN 1 Cipaku, Ibu Nida Awalia Hanifah, S.Pd., menjelaskan bahwa pemilihan daun kelor bukan tanpa alasan. Tanaman ini dikenal secara global sebagai superfood karena kandungan nutrisinya yang luar biasa.
“Khasiat yang dikandung daun kelor sangat banyak, mulai dari antioksidan hingga tinggi kalsium. Namun, tantangannya adalah bagaimana agar khasiat ini bisa dinikmati dengan enak. Itulah mengapa kami berinovasi menciptakan Brownies Crispy dan Teh Celup agar lebih diterima di lidah masyarakat luas,” ujar Nida saat ditemui di laboratorium pengolahan hasil pertanian sekolah.
MENJAWAB TANTANGAN KETAHANAN PANGAN
Langkah inovatif ini mendapat apresiasi penuh dari pihak sekolah. Kepala SMKN 1 Cipaku, Bapak Tarjuni, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa hasil pembelajaran di SMK tidak boleh berhenti pada teori, melainkan harus menghasilkan produk nyata yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Inovasi produk hasil pembelajaran seperti ini sangat penting. Apalagi jika kita melihat isu ketahanan pangan saat ini yang sangat luar biasa tantangannya,” ungkap Tarjuni.
Beliau menambahkan bahwa pemanfaatan bahan baku lokal yang melimpah seperti kelor adalah kunci kemandirian pangan di masa depan.
Melalui produk ini, siswa tidak hanya belajar teknik pengolahan makanan, tetapi juga diasah kemampuan kewirausahaannya (entrepreneurship), mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran.
: tanpa label
Informasi yang disajikan di website ini?

